Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Keagungan Wanita Sebagai Pencari Nafkah

Senin, 14 Juni 2021 | Juni 14, 2021 WIB Last Updated 2021-06-14T01:33:16Z

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, mengenai > Cara Menghasilkan Uang Dari Blog Terbukti Hingga Ratusan Juta

Keagungan Wanita Sebagai Pencari Nafkah
Sumber: Pixabay


Keagungan Wanita Sebagai Pencari Nafkah
- Bagi wanita yang sudah menikah tentunya paham bahwa kehidupan rumah tangga memiliki banyak tanggung jawab finansial, apalagi jika sudah memiliki anak. Apalagi dengan semakin mahalnya biaya pendidikan, suka tidak suka, pasangan rumah tangga harus memutar otak mencari solusi untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Hal ini tidak akan menjadi masalah jika pendapatan bulanan stabil dan kebutuhan selalu terpenuhi. Namun kenyataannya, tidak banyak keluarga yang seberuntung itu. Ada banyak strategi dan cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga, salah satunya dengan bekerja sama untuk mencari penghasilan tambahan itulah Keagungan Wanita masa kini.

Bagi sebagian orang yang masih berpandangan patriarki, mereka menganggap kodrat perempuan sebatas bekerja di ranah domestik. Namun, seiring berjalannya waktu, gerakan hak-hak perempuan semakin marak, yang mengubah persepsi masyarakat tentang peran perempuan dalam lingkup pekerjaan.

Stigma sebagian besar suami terhadap istri yang bekerja adalah ketakutan akan ketidakseimbangan dalam membagi waktu antara keluarga dan karir. Sebenarnya ada cara tersendiri bagi suami istri untuk menjalani dua hal ini secara beriringan.

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, mengenai > Cara Dasar Menjadi Selebgram yang Sukses Menghasilkan Uang

Membagi Waktu Antara Pekerjaan dan Rumah Tangga

Membagi Waktu Antara Pekerjaan dan Rumah Tangga
Sumber: Pixabay

Bagi wanita yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, tentu saja skala prioritas harus ditetapkan saat memilih bekerja. Menggunakan jasa babysitter atau penitipan anak mungkin menjadi pilihan bagi sebagian orang.

Namun, bagi mereka yang masih memilih untuk membesarkan anak sendiri, keterampilan manajemen waktu dan multitasking harus diterapkan. Selain itu, tenaga dan kesabaran ekstra juga harus disiapkan. Agar semua tanggung jawab dapat dilaksanakan, penting untuk menentukan kapan harus bekerja dan beristirahat. Karena tubuh memiliki batasnya sendiri.

Pilihan Profesional yang Fleksibel untuk Wanita

Semua pekerjaan pada dasarnya dapat dilakukan oleh semua orang, tanpa memandang jenis kelamin. Satu-satunya hal yang membedakan mereka adalah keterampilan, fisik, kemampuan mental, dan pengalaman seseorang.

Tidak dapat disangkal bahwa beberapa perusahaan tanpa disadari masih mempertahankan kebijakan diskriminatif terhadap perempuan. Seperti membatasi bidang pekerjaan tertentu dan menerapkan persyaratan gender tertentu bagi pelamar.

Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR) harus menerapkan kebijakan yang mewajibkan kuota 30% anggota DPR diisi oleh perempuan. Diharapkan hal ini dapat mendorong peningkatan keterwakilan perempuan dan dapat menjadi contoh di sektor lain dalam perekrutan pegawai.

Inpres Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional juga merupakan salah satu cara pemerintah Indonesia untuk meningkatkan keterwakilan perempuan dalam proses pembangunan nasional. Ini patut diapresiasi.

Dalam memilih jenis pekerjaan, banyak hal yang menjadi pertimbangan khusus bagi wanita yang sudah menikah dan memiliki anak. Untuk itu, pastikan jenis pekerjaan yang Anda pilih sesuai dengan prioritas dan kebutuhan Anda. Anda juga dapat mendiskusikan pilihan karir Anda dengan pasangan Anda terlebih dahulu.

Bicarakan apa saja prioritas yang ingin Anda capai untuk Anda berdua saat ini, entah itu hanya sekedar tambahan finansial, mengikuti passion, atau mengejar karir. Tim berkarir telah menyiapkan beberapa pilihan kerja fleksibel yang bisa menjadi strategi bagi Anda yang tetap ingin bekerja sambil mengasuh anak. Diantaranya adalah:

Toko Online Bisnis

Membuka usaha toko online merupakan pekerjaan yang sedang digandrungi banyak orang dari berbagai kalangan terutama ibu rumah tangga. Selain memiliki jam kerja yang fleksibel, bisnis online shop juga terbilang mudah dipelajari bagi ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki pengalaman atau pengetahuan di bidang bisnis. Ada beberapa pilihan pekerjaan dalam memulai bisnis online shop.

Anda bisa memilih untuk membuat produk jualan sendiri, menjadi reseller atau menjadi drop shipper. Semua itu bisa Anda lakukan dengan modal yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan membuka usaha konvensional dan membuka toko fisik. Agar bisnis ini berkembang, Anda juga membutuhkan gadget dan koneksi internet yang memadai. Selebihnya tergantung strategi Anda dalam memasarkan bisnis.

Pekerjaan Apa Saja yang Dilakukan?

Pekerjaan Apa Saja yang Dilakukan
Sumber: Pixabay

Freelancer

Menjadi seorang freelancer atau pekerja lepas juga bisa menjadi pilihan karir bagi wanita yang menginginkan pekerjaan dengan jam kerja yang fleksibel. Pekerjaan yang bisa kamu lakukan juga beragam, mulai dari menjadi content writer, video editor, graphic designer, web developer hingga language translator.

Sebagian besar pekerjaan ini dilakukan oleh mereka yang memiliki keterampilan atau pengalaman sebelumnya di lapangan. Namun, tidak perlu khawatir bagi Anda yang belum memilikinya. Di zaman sekarang ini, Anda dapat dengan mudah mempelajari keterampilan tertentu secara otodidak dan gratis.

Situs pembelajaran online seperti Skill Academy, Udemy, Coursera, Futurelearn, dan masih banyak lagi menyediakan kursus yang bisa Anda ikuti secara online. Anda juga dapat mengambil sertifikasi profesional untuk meningkatkan nilai jual Anda.

Kerja jarak jauh

Memiliki sedikit kemiripan dengan freelancer, pekerjaan jarak jauh adalah jenis pekerjaan yang bisa dilakukan di kantor atau di luar kantor. Biasanya, perusahaan akan tetap meminta Anda untuk datang ke kantor beberapa hari dalam seminggu. Namun, setelah itu, Anda memiliki kebebasan untuk memilih datang ke kantor atau bekerja di rumah/tempat lain.

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, mengenai > Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Dengan 3 Trik Paling Wow

Apa Kendala Masih Dihadapi Perempuan Pekerja?

Lalu upaya apa yang dilakukan untuk mengurangi atau menghapus ketidakadilan terhadap para pekerja perempuan tersebut?

Perlindungan Hak Perempuan oleh Pemerintah

Banyak regulasi yang telah dibuat oleh pemerintah dalam upaya melindungi hak-hak pekerja perempuan. Namun, tidak semua perusahaan dan industri benar-benar ingin mematuhi kebijakan ini.

Karena kondisi perempuan yang masih rentan terhadap kekerasan di tempat kerja, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) telah membuat rumah perlindungan pekerja perempuan (RP3).

Libatkan Wanita

Menciptakan lingkungan kerja yang inklusif sangat penting dalam upaya menghapus diskriminasi gender di tempat kerja. Dengan melibatkan perempuan dalam setiap aspek pekerjaan dan pengambilan keputusan, suara kelompok perempuan terwakili sehingga keputusan yang diambil akan lebih relatable dan bermanfaat bagi semua pihak.

Pendidikan

Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran akan persamaan hak di tempat kerja adalah dengan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada setiap karyawan. Baik pekerja perempuan maupun laki-laki, penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa karyawan sadar bahwa perempuan adalah kelompok yang masih rentan terhadap ketidakadilan dan kekerasan di tempat kerja.

Harapannya, karyawan dapat memahami pentingnya menjaga dan melindungi hak satu sama lain serta menghindari tindakan kekerasan atau diskriminasi seksual.

Manfaat Menjadi Wanita Karir

Menjadi wanita karir memang tidak mudah. Namun, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari sini, antara lain:

·         Punya Penghasilan Sendiri

Keuntungan utama menjadi wanita karir tentunya memiliki penghasilan sendiri. Tak bisa dipungkiri, hal ini juga yang menjadi alasan sebagian wanita yang sudah menikah memilih bekerja. Apalagi jika sudah memiliki anak, tentunya kebutuhannya akan bertambah.

·         Merawat Keterampilan dan Potensi Anda

Bagi perempuan yang memutuskan untuk bekerja, cara ini bisa menjadi strategi untuk terus mengasah keterampilan dan pengetahuan yang telah mereka pelajari selama bertahun-tahun di lembaga pendidikan. Dengan bekerja, Anda mampu menerapkan keterampilan dan pengetahuan tersebut secara nyata dalam pekerjaan Anda.

·         Termotivasi untuk Terus Mengembangkan Diri

Dalam kontak dengan dunia kerja dan orang-orang dengan latar belakang dan keterampilan yang berbeda, wanita karir cenderung termotivasi untuk mengembangkan diri melalui pelatihan keterampilan dan pengetahuan. Tak jarang hal ini membuat mereka termotivasi untuk terus mengembangkan potensinya. Demikian artikel tentang keagungan wanita sebagai pencari nafkah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar Anda

×
Berita Terbaru Update